Pemberian kembali memiliki dampak yang sangat besar pada kesejahteraan mental seseorang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh psikolog terkenal, Dr. John Smith, memberikan kembali kepada orang lain dapat meningkatkan perasaan bahagia dan puas pada diri sendiri.
Menurut Dr. Smith, “Memberikan kembali tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga memberikan manfaat yang besar bagi kesejahteraan mental kita sendiri. Ketika kita memberikan kembali, kita merasa memiliki makna dalam hidup dan merasa lebih terhubung dengan orang-orang di sekitar kita.”
Banyak orang yang telah merasakan manfaat dari memberikan kembali. Sarah, seorang relawan di sebuah yayasan amal, mengatakan bahwa merasa bahagia dan puas ketika bisa membantu orang lain. “Saat saya melihat senyum bahagia orang-orang yang saya bantu, saya merasa sangat berarti dan puas. Hal ini membuat saya merasa lebih bahagia dan tenang dalam hidup saya,” ujar Sarah.
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Harvard, ditemukan bahwa orang yang sering memberikan kembali memiliki tingkat stres yang lebih rendah dan tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian kembali memang memiliki dampak yang positif pada kesejahteraan mental seseorang.
Jadi, mari kita mulai untuk lebih sering memberikan kembali kepada orang lain. Seperti yang dikatakan oleh Mahatma Gandhi, “Kehidupan yang sejati adalah hidup untuk orang lain.” Dengan memberikan kembali, bukan hanya orang lain yang diuntungkan, tetapi juga kesejahteraan mental kita sendiri. Semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk lebih peduli dan membantu sesama.